Pemprov Sultra Kumpulkan Bukti PNS Ijazah Aspal

Posted: Jul 28, 2016 Kategori: Berita Daerah

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sultra mengidentifikasi 500 PNS di Sultra yang terindikasi menggunakan ijazah palsu. Ijazah aspal digunakan untuk mengurus kenaikan pangkat dan jabatan.

Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, Lukman Abunawas dari 17 Kabupaten Kota di Sultra hanya Pemkot Kendari yang bersih dari PNS pengguna ijazah palsu. Ijazah Aspal umumnya diperuntukan dalam penyesuaian golongan dan kedudukan. Terkait hal itu Pemprov sultra melalui BKD Provinsi Sultra telah membentuk tim terpadu untuk mengidentifikasi dan memferivikasi selama tiga bulan.

Menurut Lukman hasil identivikasi, pengguna ijzah palsu banyak ditemukan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Kesehatan yang berasal dari non eselon dengan menggunkan ijazah Diploma III dan Sarjana. “Saat ini kami masih terus menyisir PNS yang diduga menggunakan ijazah palsu. Untuk di Pemprov Sultra dari 53 SKPD, baru 41 SKPD yang diperiksa, presentasenya baru 65 persen yang sisanya akan dirampungkan,” jelas Lukman.

Pendalaman dan penelusuran ijasah aspal PNS masih terus berlanjut dan angka 500 bisa jadi akan bertambah. Untuk proses pemberian sanksi bagi PNS pengguna ijasah Aspal akan diturunkan pangkatnya sesuai dengan pangkat dasarnya. Misalkan jika yang bersangkutan pangkat dasarnya adalah IIb dan naik pangkat dan penyesuaian ke golongan IIIa dengan ijasah palsu, maka oknum PNS berijazah Aspal dimaksud akan dikembalikan di pangkat dasarnya IIb. (Fany)


Disiarkan oleh Pengelola Media Centre Biro Humas Kasubag Publikasi dan Dokumentasi Wa Ode Sitti Heriyani, S.Sos, M.Si
Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper, maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.