Jembatan Bahteramas Wujud Nyata Janji Nur Alam

Posted: Agust 23, 2016 Kategori: Berita Daerah

Kurang lebih 8 tahun, Gubernur Sultra Nur Alam akhirnya merealisasikan janji politiknya. Bukan sekadar janji tapi karya nyata pembangunan mega proyek Jembatan Bahtermas dimulai. Pemasangan tiang pancang diresmikan oleh Sekjen Kementerian Pekerjaan umum Ir Taufik Widjoyono M.Sc bersama Gubernur Sultra H Nur Alam di Kota Lama Kendari Jumat 19 Agustus 2016.

Ground Breaking pembangunan Jembatan Bahteramas Teluk Kendari sebagai simbol dimulainya pekerjaan fisik jembatan dengan Total panjang 1346,97 m, lebar efektif 20 m, vertical cleareance 19 m, horizontal clearence 166 m. Mega proyek ini kerjakan oleh PT Nindya Karya dengan alokasi anggaran bersumber dari APBN nilai kontrak Rp 729 miliar.

Menurut Taufik Widjoyono jembatan ini merupakan konektivitas kota Kendari. Tahun ini pekerjaan difokuskan pada penyelesaian pondasi seluruh jembatan. "Untuk menunjang pembangunan & kemajuan maka infrastruktur harus semakin maju diantaranya adalah Jembatan. Pelestarian teluk juga makin di tingkatkan sehingga jembatannya tetap indah dan menjadi tempat baru yang bakal ramai di kunjungi masyarakat Sultra," katanya.

Menurutnya Jembatan Teluk Kendari merupakan jembatan dengan konstruksi cable states yang serupa dengan Jembatan Belerang di Batam, Jembatan Suramadu Jawa Timur, Jembatan Pasopati di Kota Bandung, Jembatan Soekarno di Manado dan Jembatan Merah Putih di Ambon. Pekerjaan jembatan ini dilaksanakan melalui skema Multi Years Kontrak dimulai tahun 2015 - 2018. Tahun ini pekerjaan difokuskan pada penyelesaian pondasi seluruh jembatan. Tahun 2017 pekerjaan akan fokus pada pilar utama dan tahun 2018 akan dikerjakan lantai jembatan utama dan Jembatan pendekar

Gubernur Sultra Nur Alam berharap Jembatan Bahtermas nantinya dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat sekitarnya serta menjadi icon wisata Kota Kendari. Menurut Gubernu Sultra dua periode ini, pembangunan Jembatan menunjang sistim jaringan jalan yang ada untuk membantu proses percepatan pembangunan daerah, menunjang perkembangan kawasan pelabuhan kontainer dan pelabuhan Kendari New Port, serta konektivitas jalan nasional dan jalan lingkar luar kota Kendari. Serta menunjang program pemerintahan Provinsi Sultra dimana pada daerah Teluk Kendari akan dikembangkan wisata Marina.

Nur Alam mengisahkan tahun 2008 silam ia mencari untuk lokasi pembangunan peti kemas serta mengajukan anggaran untuk pembangunan jembatan Bahteramas di Kementerian PU & Perumahan Rakyat. Dampak dari pembangunan jembatan ini adalah aset tanah masyarakat di sekitarnya semakin meningkat. Proses pembangunan Jembatan ditandai dengan tender APBN tahun 2015, penandatanganan kontrak 27 Nov 2015, rekomendasi pelaksanaan konstruksi dari KKJTJ 8 Juni 2016 dan aktivitas sapu ranjau di 15 titik di Teluk Kendari 21 Juli 2016.

"Saya pastikan ini akan menjadi jembatan yang sangat indah & tidak akan kalah dengan jembatan di San Fransisco USA Amerika. Dulu mantan Gubernur Sultra Edi Sahara usai berkunjung di San Fransisco bermimpi untuk membangun jembatan Teluk Kendari dan Mimpi Gubernur pendahulu saya itu saya yang wujudkan," kata Gubernur Sultra dua periode ini.

Selain jembatan Pemprov Sultra akan membangun gedung Bank Sultra sebanyak 14 lantai. "Saat pertama saya dilantik menjadi Gubernur Sultra keadaan Bank Sultra sedang kolaps dan akhirnya kami sehatkan Bank Sultra. Kita berjuang untuk mensejahterakan rakyat dan kemajuan daerah Provinsi Sultra," ujarnya.

Pemprov Sultra juga akan membangun Stadion, Mall besar di eks RSUD Provinsi Sultra, serta merampungkan Masjid Teluk Kendari. (Fany)

Disiarkan oleh Pengelola Media Ceter Biro Humas Kasubag Publikasi dan Dokumentasi Wa Ode Sitti Heriyani, S.Sos, M.Si

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper, maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.